| 09 June 2009 |
| Allah dalam Islam dan Kristen: Serupa tapi Tak Sama, Tak Sama tapi Serupa |
Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Rabb Semesta Alam. (al-Fatihah: 1-2)
Pada ayat pertama dan kedua dari surat pembuka al-Qur'an di atas dijelaskan bahwa Allah adalah Rabb (sering dibahasaindonesiakan dengan kata Tuhan) alam semesta. Dia Tuhan langit dan bumi dan Tuhan di antara keduanya. Tuhan semua manusia tanpa kecuali.
Tuhan langit dan bumi dan apa yang berada di antara keduanya dan Tuhan tempat-tempat terbit matahari. (ash-Shaffat: 5) (lihat juga asy-Syu'ara: 26; Hud: 56; al-Baqarah: 163; an-Nisa: 171; dan lain-lain).
Dalil di atas juga membantah orang-orang yang berkata bahwa Allah hanya Tuhan untuk orang Islam saja. Maka jika ada umat lain selain Islam yang memanggil Allah, jangan kita membenci mereka. Allah juga Tuhan semua manusia. Karena itu semua manusia, baik itu Islam, Kristen, Hindu, Buddha, Konghucu, Zoroaster sekalipun semuanya berhak untuk memanggil Allah tanpa kecuali.
al-Qur'an berkata: Katakanlah: "Siapakah Tuhan langit dan bumi?" Jawabnya: "Allah". Katakanlah: "Maka patutkah kamu mengambil pelindung-pelindungmu dari selain Allah, padahal mereka tidak menguasai kemanfaatan dan tidak kemudharatan bagi diri mereka sendiri?". Katakanlah: "Adakah sama orang buta dan yang dapat melihat, atau samakah gelap gulita dan terang benderang; apakah mereka menjadikan beberapa sekutu bagi Allah yang dapat menciptakan seperti ciptaan-Nya sehingga kedua ciptaan itu serupa menurut pandangan mereka?" Katakanlah: "Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dia-lah Tuhan Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa". (ar-Ra'd: 16)
Ayat di atas menjelaskan bahwa ketika orang-orang kafir Quraisy ditanya tentang siapa yang menciptakan langit dan bumi, maka mereka mengatakan "Allah." Jadi, baik Muslim maupun kafir sekalipun mereka juga percaya bahwa yang Al-Khalik adalah Allah. Hanya saja cara beribadah mereka saja yang keliru. Mereka mengambil sekutu-sekutu dan menyembahnya dengan alasan untuk mendekatkan mereka kepada Allah. Seperti ucapan mereka yang terekam dalam al-Qur'an al-Karim:
Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih . Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah : "Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya". Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar. (az-Zumar: 3)
Dengan demikian orang Islam, Kristen, Yahudi, Hindu, Buddha, dan semua agama di dunia ini menyembah Tuhan yang sama yang mana oleh orang Islam disebut Allah, dengan cara yang berbeda-beda. Umat Yahudi menganggap hanya umat mereka saja yang benar caranya menyembah Allah sedangkan umat non-Yahudi mereka anggap salah. Mereka mengkhususkan petunjuk kepada umat mereka saja sedangkan mereka tidak memperhitungkan umat yang lainnya.
Kata Allah (dengan l dibaca tebal) sangat mungkin berasal dari bahasa dialek Aramaik "Alah-a" (a di belakang adalah partikel sebagaimana partikel "al" dalam bahasa Arab). Kata Allah adalah kependekan dari Al-Ilah kemudian menjadi Allah. Kata ini juga memiliki afiliasi dengan kata dalam bahasa Kanaan "El", serta bahasa Ibrani "Elah", "Eloh", bentuk majestic (penghormatannya) "Elohim". Dari Elohim inilah ada kata "Allahumma." Dilihat dari asal katanya, nampak bahwa orang Arab (baca: Muslim) bukan orang yang pertama mengenal Allah. Justru orang Arab (sekali lagi, baca: Muslim)-lah yang mengenalnya dari agama-agama monoteis sebelumnya yakni Yahudi dan Kristen. Pada suatu masa sekawanan orang-orang Yahudi mengungsi ke jazirah Arab. Di sana, mereka berbaur dengan masyarakat setempat. Dari pergaulan inilah masyarakat Arab mengenal kata "Allah." Sebenarnya nama diri bagi Tuhan orang Yahudi bukan Allah, melainkan YHWH (empat huruf mati Ibrani, sebagian besar membacanya YAHWEH, sebagian lain membaca YEHUWAH; dari cara baca yang kedua inilah muncul sekte Kristen Saksi-Saksi Yehuwah). Akan tetapi di jazirah Arab terlanjur tertanam subur kepercayaan paganisme sehingga "Allah" bagi orang Arab bukanlah Tuhan satu-satunya yang disembah. Mereka membuat patung-patung untuk menjadi perantara mereka dalam beribadah. Sedangkan orang Yahudi sendiri merasa tidak ada kewajiban bagi mereka untuk membenahi cara penyembahan sebab mereka hanya mengkhususkan petunjuk untuk orang Yahudi saja. Kemudian, datanglah rombongan orang-orang Kristen. Dan orang-orang Kristen inilah yang mula-mula memberikan sentuhan "monoteisme" kepada "Allah." Sebagian ada yang menganut Kristen namun lebih banyak yang masih menjadi paganis. Sebenarnya, orang-orang Arab telah mengenal keesaan Tuhan lewat jalur Nabi Ismail alaihissalam. Namun seiring berjalannya waktu, para pengikut Nabi Ibrahim (yang disebut al-Hanif) ini mulai tidak terdengar suaranya. Lagipula, lama sekali tidak pernah ada nabi yang diutus di tengah-tengah mereka untuk memberi peringatan. Jadi, pada saat Rasulullah diutus di tengah-tengah umat manusia, masyarakat Arab pada waktu itu bukanlah masyarakat yang buta akan Allah. Nabi Muhammad saw tidaklah diutus untuk memperkenalkan Allah karena orang-orang Arab sudah tahu siapa Allah itu. Tugas Nabi Muhammad adalah untuk memberikan pengajaran bagi seluruh umat manusia untuk memurnikan agama, seperti firman Allah:
Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan keta'atan kepada-Nya dalam agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus. (al-Bayyinah: 5)
Serupa tapi Tak Sama
Meskipun sama-sama menggunakan kata "Allah", ternyata ada perbedaan penggunaan antara Islam dan Kristen. Dalam Islam, "Allah" dianggap nama diri Tuhan. Sebenarnya selain "Allah", Dia memiliki nama-nama yang baik (al-asma' al-husna). Menurut sebuah hadits Nabi jumlahnya ada 99 al-asma' al-husna. Macam-macam al-asma' al-husna biasa kita dapati di sampul kitab al-Qur'an al-Karim. Itu adalah hasil kajian dari para ulama melalui penyelidikan ayat-ayat al-Qur'an. Padahal jika diselidiki lagi, ada sebutan-sebutan lain selain yang 99 itu. Maka mungkin saja ada lebih banyak lagi sebutan selain yang disebutkan dalam al-Qur'an. Dengan demikian sebenarnya "Allah" sendiri bukanlah nama tertentu. Ia tidak lain adalah sebutan yang paling populer dalam Islam untuk menyebut DZAT YANG WAJIB DISEMBAH. Barangkali nama-nama yang lain itu mencakup YHWH seperti orang Yahudi biasa menyebut-Nya, juga Brahman dan Atman sebagaimana orang Hindu menyebutnya, "Tian" seperti yang disebut orang Konghucu. Maka baik YHWH, Brahman (Atman dalam diri manusia), Tian, Sang Hyang Widhi Wase, Dev, semua merujuk pada satu maksud: Allah. Yang membedakan antara umat satu dengan umat yang lain adalah cara penyembahannya. Orang Muslim menyembah-Nya tanpa perantara, mayoritas sekte Kristen menjadikan Yesus Kristus (Isa al-Masih as) sebagai perantara, orang Katolik menjadikan Bunda Maria, dan orang Hindu menjadikan dewa-dewa untuk mendekatkan diri pada Brahman, demikian pula umat-umat agama lainnya. Pada suatu ketika sering ayat-ayat al-Qur'an diturunkan dengan menyebut ar-Rahman sehingga orang menganggap bahwa nama diri-Nya adalah ar-Rahman, lalu turun ayat:
Katakanlah: "Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al asmaaul husna dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu". (al-Isra: 110)
Lain halnya dengan umat Muslim, umat Kristiani (maksudnya umat Kristiani Indonesia dan negara-negara serumpun) menggunakan kata "Allah" (dibaca l tipis) BUKAN SEBAGAI NAMA DIRI, melainkan sebagai nama tak tentu. Sedangkan kata untuk menyebut nama diri DZAT YANG PATUT DISEMBAH adalah Y H W H yang diterjemahkan dengan TUHAN (semua huruf kapital). Jadi, selain TUHAN, ada banyak makhluk yang disebut Allah tapi bukan untuk disembah. "Allah" sendiri merupakan terjemahan dari kata Ibrani "Elohym". Bentuk tunggalnya adalah Eloh, sedangkan Elohym adalah bentuk jamak. Apakah itu berarti TUHAN itu lebih dari satu? TIDAK!!!! akhiran ym di belakang kata Eloh bukan menunjukkan bahwa DIA banyak, namun itu adalah bentuk kehormatan (majestic, kesopanan). Selain Elohym, ada beberapa kata dalam bahasa Ibrani yang diberi akhiran ym yang meskipun bentuknya jamak tapi artinya tunggal, seperti panym (wajah), maym (air), chayyim (hidup), shamayim (langit), dan lain-lain. Ada dua makna Elohim (Allah) yakni 1) Allah yang sesungguhnya yang oleh Alkitab nama-Nya YHWH, serta 2) Allah yang tidak sesungguhnya, maksudnya adalah makhluk-makhluk yang memiliki tugas Allah yakni para nabi, malaikat, dan orang-orang terpilih. Misalnya:
Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Lihat, Aku mengangkat engkau sebagai Allah bagi Firaun, dan Harun, abangmu, akan menjadi nabimu. (Keluaran 7:1)
Perhatikan ayat di atas. TUHAN mengangkat Musa sebagai Allah bagi Firaun, tentu maksudnya TUHAN tidak menjadikan Musa untuk menjadi sesembahan Firaun. Tapi maksudnya pastilah Musa diutus sebagai rasul Allah kepada Firaun. Musa bertindak atas nama Allah. Contoh lainnya:
maka haruslah tuannya itu membawanya menghadap Allah, lalu membawanya ke pintu atau ke tiang pintu, dan tuannya itu menusuk telinganya dengan penusuk, dan budak itu bekerja pada tuannya untuk seumur hidup. (ITB Keluaran 21:6)
22:8 Jika pencuri itu tidak terdapat, maka tuan rumah harus pergi menghadap Allah untuk bersumpah, bahwa ia tidak mengulurkan tangannya mengambil harta kepunyaan temannya. 22:9 Dalam tiap-tiap perkara pertengkaran harta, baik tentang seekor lembu, tentang seekor keledai, tentang seekor domba, tentang sehelai pakaian, baik tentang barang apapun yang kehilangan, kalau seorang mengatakan: Inilah kepunyaanku--maka perkara kedua orang itu harus dibawa ke hadapan Allah. Siapa yang dipersalahkan oleh Allah haruslah membayar kepada temannya ganti kerugian dua kali lipat. (ITB Keluaran 22:8-9)
Bandingkan dengan Alkitab versi King James: Then his master shall bring him unto the judges; he shall also bring him to the door, or unto the door post; and his master shall bore his ear through with an aul; and he shall serve him for ever. (KJV Exodus 21:6)
22:8 If the thief be not found, then the master of the house shall be brought unto the judges, to see whether he have put his hand unto his neighbour's goods. 22:9 For all manner of trespass, whether it be for ox, for ass, for sheep, for raiment, or for any manner of lost thing which another challengeth to be his, the cause of both parties shall come before the judges; and whom the judges shall condemn, he shall pay double unto his neighbour. 22:10 If a man deliver unto his neighbour an ass, or an ox, or a sheep, or any beast, to keep; and it die, or be hurt, or driven away, no man seeing it: (KJV Exodus 22:8-9)
Pada Alkitab Terjemahan Baru terbitan Lembaga Alkitab Indonesia disebutkan kata "Allah" sedangkan pada King James Version disebutkan kata "the judges". Di sini, "the judges" = "Allah" tapi bukan berarti "the judges" tadi patut disembah, melainkan maksudnya adalah ia dianggap bertindak atas nama Allah sebagai hakim.
Contoh lainnya:
Aku sendiri telah berfirman: "Kamu adalah allah, dan anak-anak Yang Mahatinggi kamu sekalian. -- (Mazmur 82:6)
Untuk lebih jelasnya, kita kutipkan selengkapnya:
82:6. Aku sendiri telah berfirman: "Kamu adalah allah, dan anak-anak Yang Mahatinggi kamu sekalian. -- 82:7 Namun seperti manusia kamu akan mati dan seperti salah seorang pembesar kamu akan tewas." 82:8 Bangunlah ya Allah, hakimilah bumi, sebab Engkaulah yang memiliki segala bangsa. (Mazmur 82:6-8)
Perhatikan, apakah Allah seperti manusia yang mati? Tentu tidak. Maksudnya, orang-orang terpilih itu bertindak atas nama Allah Sang Hakim.
Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. (Yesaya 9:5)
Ayat di atas seringkali digunakan sebagai ayat yang menunjukkan nubuat akan lahirnya Yesus Kristus. Ayat di atas sebenarnya berkenaan dengan anak raja Ahaz. Tapi jika digunakan untuk menunuatkan Yesus, sah-sah saja karena baik anak raja Ahaz maupun Yesus sama-sama Juru Selamat. Di situ disebutkan Allah Yang Perkasa. Maksudnya bukan berarti anak yang lahir itu adalah Allah yang kita sembah. MASYA ALLAH!!!
Poin-poin yang dapat kita ambil dari pembahasan di atas adalah: 1. Allah adalah Tuhan Semesta Alam, Tuhan Semua Orang, Tuhan Semua Agama 2. Perbedaan antara umat satu dengan umat yang lain terletak pada cara menyembah Allah 3. Meskipun sama-sama menggunakan kata "Allah" ternyata penggunaannya berbeda antara Islam dan Kristen Islam: menggunakannya sebagai nama tertentu Kristen: menggunakannya sebagai nama tak tentu sesuai dengan obyek yang dikenai kata "Allah"
Baca juga: Apakah Yesus adalah Allah secara Alkitabiah?
Labels: Kristologi Baca Selengkapnya... |
dipos olehMaxalmina Ad-Daraquthny At-Tamany @ 20:45  |
|
|
|
| 01 June 2009 |
| Benarkah Yesus adalah Allah secara Alkitabiah? |
Para pembaca Kristen pasti akan menjawab YA untuk judul posting ini. Orang Kristen pada umumnya (dan boleh juga dikatakan semua orang Kristen) meyakini bahwa Yesus, selain adalah manusia, beliau juga adalah Tuhan yang menjelma menjadi manusia. Ayat yang dijadikan dasar adalah:
Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. (Yoh 1:1)
"Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran." (Yoh 1:14)
Jelaslah bahwa Firman yang dimaksud di sini adalah Yesus Kristus. Untuk lebih jelasnya, silakan baca keseluruhan pasal 1 dari Injil Yohanes. Jadi, menurut ayat Yoh 1:1 di atas bahwa Yesus itu adalah Firman dan karena Firman itu adalah Allah, maka Yesus adalah Allah sendiri. Begitulah simpulan secara literal jika kita membaca pasal 1 Injil Yohanes. Perlu diketahui bersama, bahwa bunyi Yoh 1:1 bukan perkataan (pengakuan) Yesus sendiri sebagai obyek dari Injil. Ayat itu adalah dari tulisan penulis Injil Yohanes sendiri. Namun demikian ayat ini telah terlanjur dijadikan dalil kuat ke-Allah-an Yesus. Benarkah demikian adanya??? Pada ayat yang lain masih dalam Injil Yohanes, sang penulis meriwayatkan ucapan Yesus, bahwa beliau memberi pengakuan tentang dirinya:
Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan. (Yoh 13:13)
Tidak akan kita dapati satu pun ayat dalam Perjanjian Baru yang menunjukkan bahwa Yesus mengakui sendiri bahwa dirinya sebagai Tuhan selain dari ayat di atas. Dengan demikian, ayat Yoh 13:13 adalah satu-satunya pengakuan Yesus tentang ketuhanan beliau. Sahabat Muslim yang mempelajari Kristologi sering kali menantang orang Kristen dalam debat untuk menunjukkan satu ayat saja pengakuan Yesus yang menyebut dirinya Tuhan. Mereka yakin tidak ada, karena itu mereka yakin pula bahwa Yesus tidak pernah mengaku dirinya Tuhan. Dalam suatu forum, pernah Sahabat Muslim dengan antusias mengutip ayat-ayat alkitab untuk mendukung argumentasinya. Lalu suatu ketika ia menantang orang seisi forum untuk menunjukkan adakah dalam Injil dikatakan bahwa Yesus mengaku dirinya Tuhan. Tidak ada satu pun netter Kristen yang menjawab. Bahkan kebanyakan mereka malah mencemooh Sahabat Muslim kita. Dan Sahabat Muslim kita ini rupanya telah merasa memang dalam perdebatan. Kemudian, saya menyuruh Sahabat Muslim kita ini untuk membuka Yoh 13:13. Apa yang terjadi kemudian? Ia tidak mau mengutipnya di dalam forum. Mungkin dia merasa kalah atau bagaimana, saya tidak tahu. Pada kesempatan ini saya juga ingin mengkritik Para Sahabat Muslim agar dalam berdiskusi atau berdebat menggunakan bahasa yang sopan dan yang paling penting harus rendah hati, jangan menggebu-gebu. Seakan-akan dia sudah menjadi pemenang. Jika ayat ini benar, maka ayat ini bertentangan dengan firman Allah dalam al-Qur'an:
Dan ketika Allah berfirman: "Hai 'Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah ?". 'Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku . Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib". (Al Maidah: 116)
Sungguh, jikalau demikian, maka Kristen dan Islam adalah dua agama yang bertolak belakang satu sama lain. Yang satu menuhankan Yesus sementara yang lainnya memanusiakannya.
Ayat-ayat Injil di atas saya kutip dari Alkitab Terjemahan Baru terbitan Lembaga Alkitab Indonesia. Yang namanya terjemahan, pasti tidak akan bisa menyamai naskah aslinya. Beruntunglah umat Muslim yang memiliki kitab al-Qur'an yang dengan mudah didapati naskah asli dari kitab al-Qur'an. Berbeda dengan Alkitab. Perjanjian Lama aslinya ditulis dengan bahasa Ibrani (beberapa ayat ditulis dalam dialek bahasa Aram) dan Perjanjian Baru ditulis dengan bahasa Yunani. Waktu saya pergi ke toko buku IMMANNUEL Manado dan menanyakan harga Alkitab beserta naskah aslinya, sungguh mahal sekali. Perjanjian Lama plus naskah asli bahasa Ibrani dihargai sekitar 130.000 sedangkan yang Perjanjian Baru plus naskah asli bahasa Yunani dihargai 70.000. Jika ingin memiliki dua-duanya harus merogoh kocek 200.000. Kalau ingin membaca al-Qur'an (dengan naskah aslinya) hanya perlu beberapa puluh ribu saja sudah dapat. Karena sulitnya (baca: mahalnya) akses ke bahasa asli dari kitab suci yang dipegang oleh Yahudi dan Kristen inilah, barangkali yang menyebabkan minimnya minat mempelajari Alkitab sesuai bahasa aslinya. Berbeda dengan al-Qur'an. Karena sangat mudahnya akses ke sana, maka kita dapat dengan mudah mempelajari bahasa Al-Qur'an dan jika mau mempelajari isi kandungan al-Qur'an meskipun bukan Muslim sekalipun. Yoh 1:1 memang menyatakan bahwa Yesus adalah Allah. Namun, coba Anda bandingkan dengan pernyataan Yesus pada ayat yang lain:
Kata Yesus kepada mereka: "Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah allah? Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut allah--sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan--, masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah? (Yoh 10:34-36)
Ternyata, yang mendapat gelar "Allah" itu bukan hanya DIA saja, tapi bahkan makhluk-makhluk surgawi pun juga disebut Allah (menurut penjelasan ayat di atas). Tentu saja Allah yang dimaksud di sini bukan Allah yang disembah, melainkan jika dibahasakan dalam Islam artinya utusan Allah. Perumpamaannya adalah seperti ini: Anda seorang pegawai dan mendapat perintah dari atasan untuk menyampaikan pesan kepada bawahan lainnya untuk melakukan begini dan begitu. Anda, dalam hal ini bisa disebut atasan karena pada saat itu Anda menyampaikan pesan dari atasan Anda, meski secara hakiki Anda cuma orang suruhan. Ayat di atas adalah pembelaan Yesus karena beliau dituduh mempersamakan dirinya dengan Allah sehingga orang-orang Yahudi hendak memukulnya dengan batu. Kemudian Yesus menjelaskan maksud perkataannya itu, yakni bahwa beliau adalah Sang Pembawa Firman. Nah, artinya, jika beliau mengatakan bahwa beliau adalah Allah, bukan berarti beliau itu harus disembah. Tapi, maksud beliau adalah beliau membawa pesan dari Allah untuk disampaikan kepada Israel. Untuk lebih jelasnya, buka Keluaran 7:1 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Lihat, Aku mengangkat engkau sebagai Allah bagi Firaun, dan Harun, abangmu, akan menjadi nabimu. (Keluaran 7:1)
Pada ayat di atas, Musa pun juga disebut Allah. Tentu saja Allah yang dimaksud di sini bukan Allah yang disembah, tapi maksudnya adalah Musa bertindak atas nama Allah yang dalam bahasa Islam disebut "utusan Allah." Sampai di sini jelaslah bahwa meskipun ditulis pada Yoh 1:1 bahwa Yesus adalah Allah, namun bukan berarti Yesus itu sama dengan Allah secara hakikat melainkan secara tujuan. Artinya, Yesus (Isa al-Masih) adalah Utusan Allah yang bertindak atas nama Allah untuk menyampaikan pesan kepada Israel bahwa hanya Allah saja kita beribadah. Kata Yesus:
"Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus." (Yohanes 17:3).
Makanya ada dua pengertian Allah (Ibrani: Eloh, Elohim; Yunani: Theos). Jika merujuk pada selain DIA, maka itu bukan Allah sejati, tapi utusan Allah. Dan jika merujuk pada DIA, maka itu artinya Allah sejati. Contoh lain yang menunjukkan bukan Allah sejati karena kata Allah yang tidak merujuk kepada DIA:
"Aku sendiri telah berfirman: "Kamu adalah allah, dan anak-anak Yang Mahatinggi kamu sekalian. -- Namun seperti manusia kamu akan mati dan seperti salah seorang pembesar kamu akan tewas." Bangunlah ya Allah, hakimilah bumi, sebab Engkaulah yang memiliki segala bangsa." (Mazmur 82:6-8).
Pada ayat di atas, makhluk-makhluk surgawi juga disebut Allah.
Ibrani 1:8 berbunyi: "Tetapi tentang Anak Ia berkata: "Takhta-Mu, ya Allah, tetap untuk seterusnya dan selamanya, dan tongkat kerajaan-Mu adalah tongkat kebenaran." (Ibrani 1:8).
Ayat di atas sebenarnya kutipan dari Mazmur 45:7-8 yang berbunyi:
"(45-7) Takhtamu kepunyaan Allah, tetap untuk seterusnya dan selamanya, dan tongkat kerajaanmu adalah tongkat kebenaran. (45-8) Engkau mencintai keadilan dan membenci kefasikan; sebab itu Allah, Allahmu, telah mengurapi engkau dengan minyak sebagai tanda kesukaan, melebihi teman-teman sekutumu." (Mazmur 45:6-7).
Mengenai bunyi Yohanes 13:13 bahwa dalam Alkitab Terjemahan Bahasa Indonesia disebutkan bahwa Yesus mengakui dirinya sebagai Guru dan Tuhan. Jika Yesus sebagai Guru, ini juga kita setuju. Tapi apakah benar bahwa Yesus itu adalah Tuhan seperti pengakuannya? Elijah Syeikh adalah seorang profesor mantan Kristen dari Iran yang telah memeluk Islam. Kecintaannya terhadap al-Masih membuatnya tidak berhenti mempelajari sabda-sabda beliau dalam Injil. Beliau menuangkan kecintaannya dalam bukunya "Ash-Shahih min Injil al-Masih" yang dalam terjemahan bahasa Indonesia diterbitkan oleh Penerbit Citra tahun 2007 dengan judul "The True Gospel of Christ." Buku tersebut membahas makna kata-kata dan perumpamaan yang ada dalam Injil. Nampaknya, penerjemah Bahasa Indonesia memilih mengutip langsung terjemahan Injil dari Alkitab terbitan Lembaga Alkitab Indonesia. Sampai pada Yohanes 13:13, penulis membuat catatan akhir No. 165 (hal. 258):
"Inilah penjelasan lain dari al-Masih tentang posisinya sebagai guru dan pemimpin bukan lainnya dan bahwa dia sama sekali bukan Tuhan dan barangsiapa yang menyatakan bahwa ia Tuhan maka jelas sekali bahwa dia telah menyalahi al-Masih." Waktu saya membacanya saya merasa amat sangat heran dan aneh. Padahal di Yoh 13:13 dikutip jelas bahwa Yesus mengaku dirinya sebagai Guru dan Tuhan. Tapi pada catatan akhirnya dikatakan bahwa ayat ini menyatakan bahwa Yesus mengku BUKAN TUHAN! Pertanyaan ini demikian menggelitik sampai saya membaca Alkitab terjemahan Bahasa Arab (bahasa di mana bukunya diterjemahkan ke bahasa Indonesia):
antum tad'uunanii mu'alliman wa sayyidan wa hasanan taquuluuna liannii anaa kadzaalika (Yahya 13:13)
Alkitab Bahasa Arab (terjemahan Smith & Van Dyke) jelas menerjemahkannya dengan mu'allim (pengajar, guru) dan sayyid (ketua, pemimpin, penghulu, tetua) DAN BUKAN TUHAN!!!!!! Pada naskah aslinya (bahasa Yunani) dikatakan:
humeis phOeneite me ho didaskalos kai ho kurios kai kalOs legete eimi gar
Kata kurios pada ayat di atas bisa bermakna Tuhan dan juga bisa bermakna Tuan tergantung obyeknya (bandingkan dengan penerjemahan kata Elohym pada pembahasan sebelumnya). Nah, jika merujuk kepada Yesus, yang sebagai manusia biasa, tentu kata yang lebih tepat adalah Tuan, bukan Tuhan, kan! Apalagi, dikatakan bahwa beliau adalah Guru. Lebih tepat dikatakan Guru dan Tuan daripada dikatakan Guru dan Tuhan. Alkitab terjemahan Bahasa Indonesia tidak konsisten dalam mengartikan kata Kurios. Kadang berarti Tuhan, kadang pula berarti Tuan. Inilah yang menyebabkan para pembaca kebingungan. Seandainya kata Kurios itu tidak dibumbui unsur politeisme, tentu pernyataan Yohanes 13:13 adalah pernyataan yang biasa-biasa saja, bukan pernyataan ilahiah sama sekali.
Cukuplah bagi seorang murid jika ia menjadi sama seperti gurunya dan bagi seorang hamba jika ia menjadi sama seperti tuannya. Jika tuan rumah disebut Beelzebul, apalagi seisi rumahnya. (Matius 10:25)
Kata Kurios dalam ayat di atas diartikan tuan. Tapi kenapa pada Yoh 13:13 kok diartikan Tuhan? Inilah yang menjadi tanda tanya. Sebagai bahan perbandingan lebih lanjut, bandingkan satu ayat dengan dua Alkitab terjemahan yang berbeda:
Terjemahan Alkitab Bahasa Indonesia Terjemahan Baru: Tetapi aku menjawab: Siapa Engkau, Tuhan? Kata Tuhan: Akulah Yesus, yang kauaniaya itu. (Kisah Para Rasul 26:15)
Terjemahan Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-Hari: Maka saya berkata, 'Siapakah Engkau, Tuan?' Dan Tuhan menjawab, 'Akulah Yesus yang engkau aniaya. (Kisah Para Rasul 26:15)
Bandingkan juga dengan Alkitab terjemahan bahasa Arab oleh Smith & Van Dyke: Faqultu ana: man anta yaa sayyid? Faqaala: Ana Yasuu' alladzii anta tadhthahiduhu Sayyid =Tuan, bukan TUHAN!
Terbuktilah bahwa secara alkitabiah Yesus adalah utusan Allah, bukan Allah yang disembah. Jadi jawaban untuk judul post ini adalah: TIDAK.
Labels: Kristologi Baca Selengkapnya... |
dipos olehMaxalmina Ad-Daraquthny At-Tamany @ 20:48  |
|
|
|
| 01 May 2009 |
| KISAH TANAH SUCI |
Tanah Suci berlokasi di Ujung Timur dari kawasan Mediterania. Berbatasan dengan Libanon di bagian Utara, di Timur dengan Syiria dan Yordania dan bagian Selatan dengan Gurun Sinai. Tanah Suci berukuran kecil (+/- 14.000 milt) , tetapi mempunyai peranan penting dalam sejarah manusia. Pada zaman kuno kawasan ini dilalul oleh jalur paling penting dalam komunikasi yang menghubungkan Mesir dengan Syiria dan Mesopotamia. Pada zaman modern, kawasan ini menjadi kawasan yang tidak pernah tenang dikarenakan kawasan ini adalah tanah kelahiran dari tiga kepercayaan besar monotheisme, dan merupakan bagian dari Timur Tengah, yang adalah jembatan bagi tiga benua. Kawasan ini adalah tempat dimana terdapat sisa-sisa dari peradaban paling kuno dunia, suatu kawasan dimana sepanjang sejarahnya merupakan pertemuan antara Timur dan Barat, tanah tempat para nabi dan Kristus, yang mana, dengan ajaran dan hukum abadi, mengarahkan tindakan kemanusiaan berdasarkan keadilan dan hukum dengan melahirkan tiga kepecayaan monotheisme; Yahudi, Kristen dan Islam. Bagi kaum Yahudi, ini adalah tanah perjanjian yang terdapat dalam Kitab Suci dan kejayaan masa lampau mereka, bagi kaum Kristen ini adalah tanah dimana Kristus hidup dan menderita, tanah yang mendengar kata-kataNya yang agung dan menyaksikan segala perbuatanNya yang ajaib; bagi kaum Islam ini adalah tanah dimana Nabi mereka terangkat ke surga. Dari saat paling kuno sampai saat ini peziarah datang dari segala penjuru dengan kelelahan yang menyiksa, ketidaknyamanan, menghadapi segala resiko, untuk melihat tanah dengan sejarah dan kepercayaan yang luar biasa, tanah yang mereka kenal sejak masa kecil mereka. Kawasan yang melahirkan kepercayaan dan kasih ini juga merupakan kawasan yang melahirkan peperangan, pertumpahan darah dan kesengsaraan. Sejak zaman kuno sampai saat ini, perang diikuti oleh perang lain, kerusuhan dlikuti dengan kerusuhan lain, memenuhi tanah suci dengan darah manusia. Tidak ada negara di dunia yang memiliki sejarah lebili dramatis dari Tanah Suci. Di bawah ini disampaikan secara singkat sejarah umum dari Tanah Suci.
Arkeologis mengatakan bahwa Tanah Suci dikuasai pada awal tahun 9.000 sebelum Masehl oleh komunitas tertua yang dikenal di dunia, tetapi sejarah tertulisnya dimulai ketika Abraham tiba di Kanaan dari Ur di Mesopotamia kurang lebih pada tahun 1950 sebelum Masehi.
- 1250s.M.
- Joshua menyeberang sungal Jordan, rnenguasal tanah Kanaan, dan dan membaginya kepada kedua betas suku.
- 1200
- Kaum Filistin dari Kreta menduduki kawasan tersebut, dan tanah Kanaan diberi nama sesuai dengan nama mereka Palestine".
- 1025
- Saul dinobatkan sebagai Raja Israel yang pertama.
- 1004-962
- Daud diangkat sebagai Raja Israel
- 965-922
- Salomo diangkat dan mendirikan Bait Allah
- 953-930
- Israel terbagi dua menjadi Israel dan Yudea
- 721
- Bangsa Asyur menguasai Samaria dan menbawa kesepuluh suku dari Kerajaan Utara ke pengasingan, sekaligus mengakhiri Kerajaan Israel.
- 587
- Nebukadnezar mneghancurkan Yerusalem dan Bait Allah dan membawa suku Yehuda ke pengasingan di Babilon.
- 539
- Cyrus menjajah Babilon dan membolehkan kaum Yahudi untuk kemball ke Yerusalem. Bait Allah dibangun kembali oleh Zerubabel.
- 334
- Alexander yang Agung menjajah Palestine dan sampai dia meninggal kawasan tersebut di bawah kekuasaan Ptolemy dari Mesir.
- 198
- Antiochus ke III dari Siria mengalahkan Mesir dan Palestine beralih ke bawah kekuasaan Seleucid.
- 175
- Antiochus ke IV menjadi raja. la mencemarkan persembahan kepada Yahweh dan menodai Bait Allah dengan mempersembahkan babi pada altar Bait Allah.
- 64s.M.
- Pompey menjajah Palestina
- 40s.M.
- Bangsa Parthians mengejutkan bangsa Roma dengan serangan mendadak dan menguasai kawasan tersebut
- 39s.M.
- Herodes yang agung mengusir bangsa Parthians dan berkuasa sampai abad 4 s.M.
- 4-1s.M.
- Yesus lahir
- 30M
- Yesus disalibkan
- 66M
- Bangsa Yahudi memberontak dibawah pimpinan kaum Zealots.
- 70M
- Titus memberantas pemberontak Yahudi dan meluluhlantakkan Yerusalem.
- 132-135
- Kaum Yahudi kembali memberontak untuk kedua kalinya dibawah pimpinan Bar Kokhba. Pemberontakan tersebut menjatuhkan Hadrian yang menhancurkan Yerusalem dan membangunnya kembali sebagai kota Romawi Aelia Capitoline.
- 330-634
- Palestine beralih dibawah kekuasaan Byzantium. Setelah konversi Konstantin, keKristenan menyebar secara luas. Banyak gereja didirikan.
- 614
- Bangsa Persia menguasai Palestine. Ribuan umat Kristen dibunuh dan ratusan Gereja dihancurkan.
- 636
- Kaum Muslim menguasai Palestine dan menjadikannya kota suci yang ketiga.
- 1009
- Fatimid Khalif Hakem menghancurkan Gereja Makam Suci serta bangunan Kristen lainnya yang menyulut perang dan dendam antara Timur dan Barat dalam Perang Salib selama 200 tahun.
- 1099
- Yerusalem dikuasai oleh Ksatria Perang Salib dan Kerajaan Latin didirikan di Yerusalem.
- 1187
- Saladin, Pangeran muslim dari Mesir, mengalahkan Ksatria Perang Salib di daerah Tanduk Hittin dan mengakhiri kekuasaan mereka atas Yerusalem.
- 1263
- Mameluke, Sultan Beybars dari Mesir, menguasai daerah kekuasaan Ksatria Perang Salib yang tersisa dan menguasai kota-kota pesisir pantai selama 250 tahun.
- 1400
- Bangsa Mongol di bawah Timurleng menguasai Palestine
- 1517
- Kekaisaran Ottoman dari Turki menguasai Palestine dan berkuasa di sana selama 400 tahun.
- 1917
- Palestine beralih ke bawah kekuasaan Sekutu pada Perang Dunia I dibawah pimpinan Jendral Allenby. Pada tahun iniah dikeluarkan Deklarasi Balfour yang menyatakan Palestine sebagai tanah air bangsa Yahudi.
- 1922
- Mandat atas Palestine oleh Inggris disetujui ole Liga Bangsa-Bangsa.
- 1947
- Persatuan Bangsa-Bangsa mengadopsi rencana pemisaham Palestine antara Israel dan Yordania.
- 1948
- Mandat Inggris berakhir dan pada tanggal 14 Mei Perwakilan Yahudi Nasional mendirikan negara Israel. Peperangan antara bangsa Yahudi dan Bangsa Arab dimulai.
- 1948
- Perang berakhir dan gencatan senjata ditandatangani antara Israel, Mesir, Syria, Yordania dan Libanon. Palestine dibagi antara Israel dan Yordania.
- 1967 5 Juni
- Peperangan pecah antara bangsa Arab dan Israel. Perang tersebut berakhir setelah 6 hari dan Israel menguasai Jazirah Sinai, Dataran Tinggi Golan dan Tepi Barat sungai Yordan.
- 1973 6 Oktober
- Kembali pecah perang antara bangsa Arab dan Israel. Setelah 16 hari bertempur diakhiri dengan gencatan senjata. Kita berharap damai akan lahir nanti; bangsa Yahudi dan Arab yang sebelumnya hidup damai berabad-abad akan mencapai perdamaian setelah dendam selama berpuluh tahun dan akan bekerjasama kembali untuk kemakmuran dan masa depan kawasan ini.
- 1979
- Presiden Sadat dari Mesir berkunjung ke Israel dan diikuti dengan penandatangan perdamaian antara keduanya. Sinai dikembalikan kepada Mesir.
Diambil dari buku yang saya lupa judulnya ;P
Labels: Kristologi Baca Selengkapnya... |
dipos olehMaxalmina Ad-Daraquthny At-Tamany @ 21:19  |
|
|
|
| 24 April 2009 |
| Plesetan Menyesatkan |
Bagaimana perasaan Anda jika seseorang mendatangi Anda ingin berdialog dengan Anda tentang Islam? Sebagai Muslim tentu kita menyambut dengan senang hati, bukan? Tapi kali ini lebih dari itu. Orang tadi beragama non-Islam (baca: Kristen) dan mengatakan bahwa dia dapat membuktikan ke-Allah-an Yesus (Isa bin Maryam) dengan dalil al-Quran dan Hadits. Bagaimana Anda menyikapinya? Ucapkanlah kata-kata yang baik, permintaan maaf dan angkat kaki dari situ. Cara ini yang paling efektif untuk menghadapi--jika bukan hanya menghindarinya saja--orang itu. Tahukah Anda? Banyak saudara-saudara kita menjadi korban mereka. Mereka berlagak bak ustadz yang fasih membaca al-Quran dan mengelabuhi Muslim awam sehingga banyak yang terkecoh. Sebut saja Misionaris (versi Katolik) atau Zending (versi Kristen). Salah besar jika Anda menganggapkaum Salibis ini ahli sihir atau guna-guna. Yang membuat mereka menarik hanyalah "Trik-Trik" yang dapat membuat kita "Klik." Dengan demikian, menghindar dari ajakan kaum Salibis untuk berdialog hanya akan membuka jalan bagi mereka untuk memurtadkan saudara-saudara kita yang lain dan membuktikan betapa kerdilnya pengetahuan kita tentang kitab suci kita sendiri. Hadapilah mereka, ajak mereka duduk berdialog agar mereka sadar dan punya pemahaman yang benar tentang Islam. Tak jarang, bahkan ini yang sering terjadi, para misionaris dan zending menjadi mualaf dalam pencariannya tentang Islam. Di antara "bukti-bukti" tentang ke-Allah-an Isa yang mereka propagandakan adalah sebagai berikut. Koreksi-koreksi ini insya Allah akan terus kami update.
- KOREKSI 1 TUHAN YANG BERWUJUD MANUSIA
- Kristen berkata:
Dalam al-Quran ada tertulis: Qul a'uudzu birabbi n-naas Katakanlah: "Aku berlidung kepada Tuhan manusia." (an-Nas: 1) Jadi, dalam al-Quran sendiri jelas disebutkan bahwa Tuhan dapat menjelma menjadi manusia. Islam menjawab: Dia hanya menyebutkan ayat pertama saja. Padahal sebelum surat an-Nas ada surat al-Ikhlas. Dalam al-Ikhlas dengan gamblang disebutkan bahwa Allah itu Esa, tidak beranak dan tidak pula diperanakkan serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya. Qul huwa Llaahu ahad. Allahu sh-shamad lam yalid wa lam yuulad wa lam yakun lahuu kufuwan ahad Katakanlah: "Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah tempat memohon. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada yang setara dengan-Nya." (al-Ikhlash: 1-4) Tuhan adalah pencipta dan manusia adalah ciptaan. Dua entitas ini berbeda secara mutlak. Al-Qur'an sendiri secara tegas menyatakan itu. Perhatikanlah, bahwa perbuatan memotong-motong ayat sungguh memiliki dampak yang sangat berbahaya, apalagi oleh para penyembah berhala. Na'udzubillah min dzalik. Perbuatan ini seperti yang difirmankan oleh Allah: Mereka suka merobah perkataan dari tempat-tempatnya (al-Maidah: 13) Dalam memahami kaidah bahasa Arab saja mereka tidak becus apalagi mau 'berdakwah'. Mereka tidak dapat membedakan kata sifat dengan kata benda. Tuhan dan manusia, dua-duanya adalah kata benda. kata rabbinnaas pada ayat di atas adalah bentuk yang menunjukkan kepemilikan. Jadi, arti dari rabbinnas adalah Tuhannya manusia. Contoh lainnya... Tuhan manusia = Tuhannya manusia Motor Andi = Motornya Andi Buku mereka = Bukunya mereka Baju Sophian = Bajunya Sophian Bahasa Arab punya cara yang istimewa dalam membedakan frase kata benda dengan kata sifat. Dalam pembentukan frase kata sifat, baik yang disifati maupun yang menyifati dua-duanya memiliki atribut yang sama, misalnya partikel alif lam dan persamaan bunyi akhir (i'rab). Contoh... Llahirrahmanirrahiimi= Baik Allah, Ar-Rahman, maupun Ar-Rahim, ketiga-tiganya memiliki partikel alif lam dan memiliki bunyi akhir yang sama yakni kasrah (i). Jadi, arti dari Llahirrahmanirrahiimi adalah Allah yang memiliki sifat Pemurah dan Penyayang. Al-Hajaru Al-Aswadu= Baik Al-Hajar maupun Al-Aswad keduanya memiliki partikel alif lam dan akhir bunyi yang sama (u). Hajar artinya batu, dan aswad artinya hitam. Dengan demikian, artinya adalah Batu yang bewarna (bersifat) hitam. Al-Balad Ath-Thayyib = Baik al-Balad maupun ath-Thayyib juga memiliki partikel alif lam dan akhir bunyi yang sama (u). Balad artinya negeri, thayyib artinya makmur. Jadi, artinya secara lengkap adalah negeri yang memiliki sifat makmur. Sementara itu, kata rabbinnaas terdiri atas dua kata rabb dan an-naas bukan menunjukkan frase kata sifat. Bentuk kata ini serupa dengan bentuk kata, misalnya: NaaqataLlaahi (al-A'raf: 73) = Onta Allah (Onta milik Allah) bukan Onta jelmaan Illahi (na'udzubillah) Rasuulillaahi (al-Ahzab: 21) = utusan Allah bukan utusan yang menjelma menjadi Allah (astaghfirullah....) - KOREKSI 2 ISA MENJADI HAKIM YANG ADIL
- Kristen berkata:
"Demi Allah yang jiwaku ditangan-Nya, sesungguhnya telah dekat masanya Isa anak Maryam akan turun ditengah kamu. Dia akan menjadi hakim yang adil " (Hadits Shohih Muslim 127) Bukankah Allah adalah seadil-adilnya hakim (at-Tiin: 7) Islam menjawab: Waktu penulis membaca pendapat di atas, penulis tercengang. Setelah saya membacanya untuk kali yang kedua, saya tersenyum. Dan pada kali ketiga, saya tertawa. Bagi mereka, asalkan mengutip ayat al-Qur'an dan hadits maka bisa dikatakan benar. Padahal mereka sendiri tidak mengimani al-Qur'an apalagi hadits nabi. Mereka bagai membangun rumah di atas lahan pasir. Ketika terjadi banjir, terjadi tanah longsor yang merobohkan bangunan itu. Bukan al-Qur'an dan Hadits yang salah, tapi mereka itu yang dungu, bodoh. Mereka tidak lain hanya mengikuti persangkaan belaka. Persangkaan para penyembah berhala, yang ingin mencari-cari pembenaran atas apa yang dipujanya. Jika Isa al-Masih (Yesus Kristus) akan menjadi hakim yang adil di penghujung zaman, sementara Allah adalah hakim yang seadil-adilnya, maka artinya keadilan yang ditegakkan oleh Isa nanti, betapa pun adilnya, tidak akan menyamai keadilan Allah sebagai hakim yang seadil-adilnya. Demi Allah yang jiwaku ditanganNya. Sesungguhnya telah dekat masanya Isa anak Maryam akan turun ditengah-tengah kamu. Dia akan menjadi Hakim yang adil, dan menghancurkan salib, membunuh Babi, dan mewajibkan orang kafir mengeluarkan Jizyah (semacam zakat), dan membagi bagikan harta hingga tak lagi ada yg menerimanya (Shahih Muslim, Shahih Bukhari). Perhatikan hadits di atas. Kaum Salibis memotong hadits itu sampai pada menjadi Hakim yang Adil. Padahal, hadits ini masih panjang! Perhatikanlah apa yang akan dilakukan Hakim yang Adil (dua di antaranya: Menghancurkan salib dan membunuh babi. Perhatikan lagi: MENGHANCURKAN SALIB DAN MEMBUNUH BABI. Jadi percuma Misionaris berbangga diri menggunakan hadits ini untuk mendukung argumentasi mereka, padahal sebenarnya hadits ini justru MEMBANTAH MEREKA. Dalam al-Qur'an, Nabi Isa di hari kiamat (pada hari kebangkitan seluruh umat manusia) nanti beliau akan menjadi Saksi (an-Nisa: 159). Apa kesaksiannya? Perhatikanlah.... Dan ketika Allah berfirman: "Hai 'Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah ?". 'Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku . Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib". Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku nya yaitu: "Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu", dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu. (al-Maidah: 116-117) Isa sama sekali tidak pernah menyebut dirinya Allah, dan tidak pernah pula menyuruh pengikutnya untuk menyembah dirinya!!! Julukan Isa sebagai hakim yang adil tidak serta merta menjadikannya sama dengan Allah. Justru, semua orang yang beriman bahkan diperintahkan untuk menjadi hakim yang adil, yakni memutuskan suatu perkara dengan cara yang adil. Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (al-Maidah: 8) Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (an-Nisa: 58) - KOREKSI 3 ISA MENGETAHUI HARI KIAMAT
- Kristen berkata:
Isa mengetahui hari kiamat sesuai dengan ayat: Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus. (az-Zukhruf: 61) Padahal, hanya Allah sendiri yang mengetahui hari kiamat: Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; (Luqman: 34) Jadi, Isa adalah Allah Islam menjawab: Lagi-lagi penulis dibuat tercengang membacanya. Penulis hampir saja percaya olehnya. Tapi setelah penulis baca kembali ayat yang disitirnya, lagi-lagi yang didapati penulis adalah kepalsuannya. Kehebatannya dalam mem-puzzle ayat al-Qur'an patut kita acungi jempol kaki. Ia mengutip az-Zukhruf: 61 tanpa mengutip ayat sebelumnya. Padahal jika ayat itu dibaca sesuai konteksnya, jelaslah bahwa Isa tidak lebih dari sekedar hamba Allah. Isa tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan kepadanya ni'mat dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti untuk Bani lsrail. Dan kalau Kami kehendaki benar-benar Kami jadikan sebagai gantimu di muka bumi malaikat-malaikat yang turun temurun. Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus. (az-Zukhruf: 59-61) Pembahasan tidak selesai sampai di situ. Pada terjemahan bahasa Indonesia mungkin Anda mendapati adanya kemiripan redaksi antara az-Zukhruf: 61 dengan Luqman: 34. Namun dalam redaksi al-Qur'an dalam bahasa aslinya, Arab, sangat jelas sekali perbedaannya. az-Zukhruf: 61 wa innahuu la'ilmun lissaa'ati (dan sesungguhnya dia [Isa] benar-benar memiliki pengetahuan tentang hari kiamat Luqman: 34 innaLlaaha 'indahuu 'ilmussaa'ah (sesungguhnya Allah, di sisi-Nya pengetahuan tentang hari kiamat) Dengan demikian tampaklah jelas perbedaannya antara Isa dengan Allah. Pengetahuan yang dimiliki oleh Isa, sebagai seorang hamba, tentang hari kiamat adalah berbeda dengan pengetahuan yang dimiliki oleh Allah. Pengetahuan yang dimiliki oleh Isa adalah pengetahuan tentang tanda-tanda dan huru-haranya. Pun Isa mendapatkan pengetahuan itu dari Allah. Tentang kapan hari kiamat akan terjadi, hanya Allah saja yang tahu. Isa mengetahui 'ilmun lissa'ati, pengetahuan seputar hari kiamat. Sedangkan yang mengetahui 'ilmussa'ati, pengetahuan hari kiamat tentang kapan terjadinya, hanyalah Allah. Perlu Anda ketahui, hari kiamat memiliki nama-nama lain dalam al-Qur'an, misalnya: - hari pembalasan (yaumiddiin dalam al-Fatihah: 4)
- hari kebangkitan (yaumil ba'tsi dalam ar-Ruum: 56)
- hari penyesalan (yaumal hasrati dalam Maryam: 39)
- hari penghitungan (yaumil hisab dalam Shad: 16)
Yaumussa'ah juga nama lain dari yaumul qiyamah (Hari Kiamat). Sa'ah artinya jam, waktu. Jadi nama yaumussa'ah yang ditekankan di sini adalah waktunya. Maksudnya, hari kiamat adalah hari yang ditentukan waktunya. Pengetahuan seputar hari itu ('ilmun lissaa'ah), para nabi mengetahuinya, tak terkecuali Isa dan Muhammad. Namun, hari itu ('ilmussaa'ah) hanya Allah yang tahu. Jika kita baca redaksi al-Qur'an sebenarnya sangat jelas dan gamblang, lebih jelas dari cahaya matahari (lebay.... hehhe.....). Bahkan DALAM SURAT YANG SAMA al-Qur'an mengatakan: wa tabaaraka l-ladzii mulku s-samaawaati wa l-ardhi wa maa bainahumaa wa 'indahuu 'ilmussaa'ah wa ilaihi turja'uun Dan Maha Suci Tuhan Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; dan apa yang ada di antara keduanya; dan di sisi-Nyalah pengetahuan tentang hari kiamat dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan. (az-Zukhruf: 85) - KOREKSI 4 ISA ADALAH ROH ALLAH YANG MENJELMA MENJADI MANUSIA SEMPURNA
- Kristen berkata:
Dalam al-Qur'an ada tertulis: maka ia mengadakan tabir dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya manusia yang sempurna. (Maryam: 17) Pada ayat di atas dijelaskan bahwa Roh Allah menjelma menjadi manusia sempurna, yakni Isa. Jadi, al-Qur'an sendiri mengakui bahwa Yesus Kristus adalah jelmaan dari Roh Allah. Islam menjawab: Masya Allah. Bagaimana bisa mereka menafsirkan ayat sekehendak hati mereka!!! Pada Koreksi 1 telah dijelaskan mengenai bentuk kepemilikan. Jadi, Roh Kami di sini bukan Rohnya Allah, tapi Roh yang diciptakan oleh Allah. Tidak mungkin (sangat tidak masuk akal dan sangat mustahil sekali!!!) Allah menjelma menjadi manusia. Jika itu terjadi, lalu bagaimana dengan mekanisme alam??? Padahal satu detik saja mekanisme itu berhenti, kacaulah tatanan alam semesta. Roh yang dimaksud di sini adalah Jibril sebagai utusan Allah. Jibril punya nama lain ar-Ruh (lihat al-Qadr: 4). Ayat ini menceritakan bahwa Jibril menjelma menjadi manusia untuk berbicara kepada Maryam bahwa dirinya akan mengandung anak meski tanpa hubungan badan dengan lelaki. Lagi-lagi, si pembual ini berani memotong-motong ayat sekehendak hatinya. Setelah sukses dalam debutnya menyitir ayat-ayat Perjanjian Lama (Kitab suci orang Yahudi), mereka melanjutkannya dengan mem-puzzle ayat-ayat suci al-Qur'an. Dengan nafsunya, ia menggunakan Maryam: 17 untuk membuktikan bahwa Yesus adalah Roh Allah yang menjadi manusia. Misi mereka GAGAL TOTAL. Bacalah ayat al-Qur'an secara lengkap dan bandingkan dengan omong kosong mereka tadi. Dan ceritakanlah Maryam di dalam Al Qur'an, yaitu ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur, (ayat 16) maka ia mengadakan tabir dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya manusia yang sempurna. (ayat 17) Maryam berkata: "Sesungguhnya aku berlindung dari padamu kepada Tuhan Yang Maha pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa". (ayat 18) Ia berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci". (ayat 19) Maryam berkata: "Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusiapun menyentuhku dan aku bukan seorang pezina!" (ayat 20) Jibril berkata: "Demikianlah". Tuhanmu berfirman: "Hal itu adalah mudah bagiKu; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan". (ayat 21) Maka Maryam mengandungnya, lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh. (ayat 22) Roh tadi mengaku bahwa beliau adalah utusan Tuhan, yang akan memberitakan tentang kelahiran Yesus. Jadi, roh yang dimaksud pada ayat 17 bukan Yesus!!!!!!
- KOREKSI 5 ISA TERKEMUKA DI DUNIA DAN DI AKHIRAT
- Kristen berkata:
Al Qur'an mengakui sendiri bahwa Isa al-Masih atau Yesus Kristus adalah orang yang terkemuka, yang paling di depan, di dunia dan di akhirat. Tidak hanya itu, beliau juga termasuk yang didekatkan kepada Allah.
ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat daripada-Nya, namanya Al Masih 'Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (Alu Imran: 45)
Islam menjawab:
Subhanallah. Memang benar adanya. Islam adalah satu-satunya agama non-Kristen yang menghormati Isa al-Masih. Akan tetapi umat Muslim tidak menuhankan beliau. Para nabi memiliki keistimewaan sendiri-sendiri dan kami tidak boleh membeda-bedakan di antara mereka. Semuanya membawa satu risalah yang sama, yakni tiada Tuhan selain Allah. Allah swt pun juga memuji Isa alaihissalam. Bahkan gelar Kristus (al-Masih) pada diri Isa (Yesus) juga diakui oleh Al-Qur'an, sebagai bukti nyata penghormatan Islam kepada nabi yang mulia ini.
Firman Allah:
ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat daripada-Nya, namanya Al Masih 'Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (Alu Imran: 45)
Pada ayat di atas Allah hendak menunjukkan bahwa Nabi Isa alaihissalam itu mulia, terpuji, bukan anak haram seperti yang dituduhkan oleh beberapa orang Yahudi pada zamannya.
Kata "wajiih" yang diartikan "terkemuka" tidak menunjukkan bentuk superlatif. Tidak ada yang dilebihkan dan tidak ada yang melebihi. Kata "wajiih" memang merujuk kepada Isa bin Maryam. Namun ini adalah kata sifat dan bukan bersifat superlatif. Sehingga jika dalam bahasa Indonesia diartikan "terkemuka," haruslah dipahami dengan makna sifat, bukan sesuatu yang "paling di depan".
Lagipula, yang mendapat gelar seperti itu dalam al-Qur'an bukan hanya Isa, tapi juga Musa alaihimassalam. Perhatikan firman Allah:
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang menyakiti Musa; maka Allah membersihkannya dari tuduhan-tuduhan yang mereka katakan. Dan adalah dia seorang yang mempunyai kedudukan terhormat di sisi Allah (al-Ahzab: 69)
Sebagaimana kita memahami sifat "wajih" yang disematkan kepada Nabi Musa, seperti itulah kita mestinya memahami sifat "wajih" yang disematkan kepada Nabi Isa alaihissalam. Kedua nabi itu memiliki persamaan sehingga keduanya mendapat pujian "wajih" dari Allah, yakni kedua-duanya pernah diolok-olok oleh kaumnya.
Sampai di sini semoga pembaca memahami makna "wajih".
Selain beliau itu "wajih", beliau juga termasuk yang didekatkan kepada Allah. Lebih lengkapnya, seperti yang tersurat dalam Alu Imran: 45, beliau itu termasuk orang-orang yang didekatkan yang dalam redaksi Arab adalah minal muqarrabiin.
Karena termasuk orang-orang yang didekatkan, maka bukan hanya beliau saja yang didekatkan oleh Allah. Di antara ciptaan-ciptaan Allah yang mendapat predikat "muqarrabiin" adalah: Malaikat (an-Nisa: 172), orang-orang yang beriman paling dahulu (al-Waqi'ah: 10-11).
Jadi, penghormatan yang Allah berikan kepada Nabi Isa alaihissalam bukanlah penghormatan yang melampaui batas.
Labels: Kristologi Baca Selengkapnya... |
dipos olehMaxalmina Ad-Daraquthny At-Tamany @ 19:55  |
|
|
|
|
| Combat Kit (Panduan Menghadapi Misionaris) |
Perhatian: Tidak semua yang saya tulis adalah apa yang saya setujui. Saya hanya sebatas menyusunnya saja. Catatan ini berguna untuk menghadapi para misionaris dan zending.
Anak-anak Allah Mat 3:17 Yesus anak Allah Mat 5:9 Yang mendamaikan orang juga disebut anak Allah Kel 4:22-23 Israel anak sulung Allah X Yer 31:9 Israel anak Allah, Afraim anak sulung-Nya X Mzm 89:27 Daud anak Allah yang sulung Mat 5:45 Supaya kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di surga
Allah itu Esa Yoh 17:3, Ul 4:35, Ul 6:4, Mrk 12:29, Mat 1:16,21, Ul 4:39
Yesus anak manusia Mat 1:16, Luk 3:23, Luk 2:11, Mat 26:2, Yoh 3:13, Mat 16:27, Yoh 5:30, Yoh 5:13
Jika Yesus itu Tuhan, mengapa? Luk 4:5 dibawa Iblis? Mat 6:12 minta ampun? Mat 27:1 ada orang yang berencana membunuh Tuhan? Mat 26:38 berduka cita? Minta perlindungan kepada manusia? Yoh 5:30 tidak berkuasa? Yoh 12:45 Tuhan diutus Tuhan? Mat 27:30 diludahi? Mat 21:18-19 lapar? Luk 4:1-2 Tuhan lapar? Dicobai Iblis? Mat 4:5 Tuhan dibawa iblis? Luk 2:21 Tuhan disunat? Mrk 13:31,32 Yesus tidak tahu hari kiamat Yoh 1:14 Tuhan menjelma menjadi manusia (jadi, Tuhan tidak ada di singgasana-Nya?)
Roh Kudus dan ketuhanan Yesus Kis 6:5 Stefanus Kis 5:32 semua orang yang mentaati-Nya Luk 1:41 Elisabet Jika Yesus disebut Tuhan lantaran dipenuhi roh kudus, maka bagaimana halnya dengan nama-nama di atas yang juga dipenuhi roh kudus? 2 Tim 2:8 Kebangkitan Yesus dari kematian adalah ajaran Paulus
Penyaliban Yesus Orang Kristen percaya Yesus mati di kayu salib pada hari Jumat dan bangkit lagi pada hari Minggu. Benarkah? Luk 24:46 meyatakan demikian Akan tetapi Mat 27:46 Eli Eli lama sabakhtani (Tuhanku, Tuhanku mengapa Engkau tinggalkan aku?) Luk 22:43 Doa Yesus agar diselamatkan dari salib dikabulkan Yoh 19:32-33 Kaki Yesus tidak dipatahkan Yoh 19:34 darah dan air mengalir dari lambungnya. Jadi, Yesus masih hidup Mat 12:40 Yesus akan mengalami hal seperti Yunus Yunus berada dalam perut paus tiga hari tiga malam dan keluar dengan selamat. Selama di dalam perut, beliau tidak mati. Jadi, tidak benar bahwa Yesus bangkit di antara orang mati. Yoh 20:17 Jangan sentuh aku, karena aku belum naik menuju Bapa-Ku. Yesus masih hidup tapi terluka. Luk 24:36-41 Lihatlah, aku bukan hantu. Aku masih hidup. Yesus menyuruh muridnya merabanya. Yesus juga makan dan minum. Ajaran penyaliban bertentangan dengan Mat 9:13 Mrk 16:19 Yesus bangkit dan duduk di sebelah kanan Allah Tetapi... Ayat-ayat Mrk 16:9-20 dalam beberapa Injil dihapuskan. Simak dalam Revised Standard Version, New American Standard Bible dan New World Translation dari Kitab-Kitab Suci Jehovah's Witness Cruch.
Keajaiban Yesus yang juga dilakukan oleh yang lain 2 Raj 13:21 Tulang Elisa menghidupkan orang mati 2 Raj 6:17 Elisa dapat menyembuhkan orang buta 2 Raj 5:10,11 Elisa menyembuhkan orang berpenyakit kusta bernama Naman Ibr 7:1,2,3 Melkisedek tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersisilah, tidak berawal
Penjelasan Aku dalam Bapa, Bapa dalam Aku Yoh 14:9 Siapa tampak aku, ia tampak Bapa Yoh 14:10 aku dalam Bapa, Bapa dalam aku Simak ayat di bawah ini!!! Yoh 17:23 aku di dalam mereka, Engkau di dalam aku Jadi, jika "Aku di dalam Bapa, Bapa dalam Aku" dianggap Yesus adalah Allah, maka Yoh 17:23 juga berarti para murid beliau adalah Allah? (Bukan trinitas lagi melainkan lima belas nitas???) Yoh 10:30 Yesus bersatu dengan Allah? tetapi... X Mat 27:46 "Tuhanku, mengapa Engkau meninggalkanku?" kalau Tuhan menjadi satu, tentu di situlah saat yang tepat menolong Yesus Yoh 10:38 Bapa di dalam aku, aku di dalam Bapa Yoh 14:11 Bapa di dalam aku, aku di dalam Bapa tetapi... Yoh 17:21 "Supaya semua jadi satu, ya Bapa! Seperti Bapa dalam saya dan saya dalam Bapa dan supaya dia jadi satu dalam kita, biar dunia percaya Bapa sudah mengutus saya" Kalau demikian, berarti murid-murid Yesus juga Tuhan?
Yesus penebus dosa? Kis 5:31 tetapi ini perkataan Petrus bukan perkataan Yesus Luk 2:8-9 Kata malaikat kepada gembala, bahwa akan lahir Juru Selamat di tanah Daud Mat 1:21 menyelamatkan kaumnya dari dosa Mat 15:24 Yesus diutus untuk bani Israel Mat 27:46 Eli, Eli Lama Sabakhtani" Ayat-ayat mengenai penebusan dosa bukan sabda Yesus: Gal 3:13; Kol 1:14; I Kor 1:30; II Kor 5:21; I Tim 2:6; Tit 2:14; Gal 1:4; Gal 2:20; Ef 2:14
Dosa waris
Yeh 18:20 anak tidak menanggung dosa bapaknya Mat 19:14 anak-anak empunya Kerajaan Surga (jadi, anak tidak memiliki dosa) Rom 2:5-6 balasan menurut perbuatan masing-masing I Ptr 1:17 Allah menghukum orang menurut perbuatan Mat 16:27; Rom 2:6; Luk 23:41; Yeh 18:20-22 Dosa waris ajaran Paulus Rom 5:12; Gal 3:13;
Tentang ungkapan anak Allah Ayat yang menyatakan bahwa Yesus anak Allah: Joh 1:34, Mat 3:17, Luk 1:32, Ibr 4:14, 3:16, 1:34,40, 17:1, 19:7, 16:27,30, dll Mat 2:15, 3:17, 4:3,6 14:3,33, 26:63, 16:17 Rum 1:9, 5:10, 8:3, 29:32 Gal 1:16, 4:4,6 Luk 1:32,35,3:22,4:3,9,43,41 Ibr 1: 2,5,8, 3:6, 4:14, 5:5,8 I Kor 1:9 dll Akan tetapi ini kan cuma kiasan, seperti ungkapan anak sekolah, anak singkong, anak gedongan, dll. Dalam bahasa Ibrani, kata "Bapa" dipakai buat Tuhan, kata "anak" untuk menghormati. Seiring berjalannya waktu, terjadi pergeseran makna
Penebusan dosa Gal 3:13 "Terkutuklah orang yang mati di kayu salib" menurut ayat ini, Yesus menebus dosa manusia dengan menjadi orang yang terkutuk Kutukan salib Ul 21:23
Pertentangan dalam Bibel Joh 8:14 X Joh 5:31 FATAL ERROR Joh 1:18 X Kej 18:1 X Kej 32:30 Tuhan tidak bisa dilihat siapapun X Ibrahim melihat Tuhan X Yakub melihat Tuhan muka dengan muka 2 Sam 8:9-10 X 1 Taw 18:9-10 Raja Hamat TOI X TOHU; Yoram anak Toi X Hadoram anak Tohu 2 Sam 8:8 X 1 Taw 18:8 Betach dan Berotai X Tibchat dan Chun 2 Raj 8:26 X 2 Taw 22:2 Dua puluh dua X Empat puluh dua 2 Raj 24:8 X 2 Taw 36:9 Jojachin di Jerusalem 3 tahun X Jejojachin di Jerusalem 3 bulan 10 hari; 2 Sam 23:8 X 1 Taw 11:11 2 Sam 24:1 X 1 Taw 21:1 Tuhan X Setan ???? 2 Sam 10:18 X 1 Taw 19:18 Mat 1:6 X Luk 3:31 Yesus keturunan Daud dari Salomo X Yesus keturunan Daud dari Natan ??? FATAL ERROR Mat 5:43-44 X Im 19:18 tentang mencintai musuh Mat 27:5 X Kis 1:18 Ayat Geosentris Yos 10:12-13 memaksa Galileo mencabut pendirian namun pada 1992 direhabilitasi oleh Paus Yohanes Paulus II setelah 359 tahun (1633) Baca: Surabaya Post 2 November 1992 hal. 5 bandingkan dengan Yasin: 40 Tuhan menyesal Kej 6:6-7 Yesus mengutuk pohon Ara Mat 21:19 dan Mrk 11:13-14 seharusnya Mat 5:43-44
Yesus diutus untuk Bani Israel saja Mrk 16:20 telah dihilangkan di banyak Injil. Jika tidak, maka ditulis huruf kecil. Simak Revised Standard Version, New American Standard Bible, dan Kitab Suci Jehovah Witness Mat 15:24 X Mat 28:19 Mat 28:19 adalah sabda 'hantu' Yesus' (Luk 24:37). Dalam II Kor 11:14 Iblis bisa jadi malaikat suci. Lihat I Yoh 4:1-3 Lalu dengan apa menguji kebenaran 'hantu'? Yakni bertentangan atau tidak. Karena bertentangan, maka bukan sabda Yesus.
Mensucikan hari sabat Ul 5:7-21 tentang sepuluh perintah Tuhan dan salah satunya adalah mensucikan hari sabat Sebagian besar orang Kristen menganggap hari Minggu sebagai hari Sabat sebab menurut penanggalan Gregorian. Sedangkan penanggalan Yahudi, hari Sabat itu Sabtu. Padahal ..... Gregorian baru diperkenalkan 1582, Skotlandia menyetujui tahun 1600an. Jerman, Denmark, dan Swedia tahun 1700-an. Inggris tahun 1752. Sementara menurut Bibel, hari pertama adalah hari Minggu. Sabtu menurut hari bekerja Tuhan, Minggu menurut hari bekerja manusia. Kalau begitu kebanyakan mereka tidak mengikuti firman Tuhan melainkan firman gereja. Menurut doktrin gereja, Yesus disalib hari Jumat dan bangkit hari Minggu. Hari antara Jumat dan Minggu adalah hari Sabtu dan di Bibel disebutkan bahwa itu adalah hari Sabat (Mat 28:1, Mrk 16:9, Luk 24:1, Yoh 20:1, 19) Juga lihat Luk 23:54 dan Kel 20:8-11, 31:12-18, Kel 24:12, 32: 15-16) Kalau dalam Islam, sangat jelas bahwa hari khusus beribadah berjamaah adalah Jumat (Al Jumuah: 9) Ayat-ayat tentang hari Sabat dalam Al Quran bukan ditujukan untuk orang Islam melainkan Bani Israel (Al Baqarah: 65-66, An Nisa: 47, 154, Al A'raf: 163, An Nahl: 124) Menurut kamus berbagai bahasa, Sabat itu artinya Sabtu. Jawa (Sabbat), Makassar (Saba'na), Bugis (Saba'e), Arab (Sabt), Yunani (Sabbaton), Italia (Sabato), Inggris (Sabbath), Polandia (Sobota), Spanyol (Sabado), Indonesia (Sabtu). Penetapan hari Minggu sebagai hari beribadah baru pada 364 M di Konsili Laodikea Seumur hidupnya, Yesus tidak pernah beribadah di hari Minggu (Luk 4:16, 31, 6:6, 13:10, Mrk 1:21, 6:2,
Bibel dan cerita porno Ohola dan Oholiba Yeh 23: 20-21 Persundalan Yerusalem Yeh 16: 28-29, 32 Lot dan kedua anak perempuannya Kej 19:30-36 Yehuda dan Tamar Kej 38: 13-19 Dina dan Sikhem Kej 34:1-2 Ruben dan Bilha Kej 35: 21-22a Hosea 1:2; 3:1 Amnon dan Tamar 2 Sam 13: 10-14 Nuh mabuk dan telanjang bulat Kej 9:21 Salomo rakus perempuan 1 Raj 11: 3 Yeh 23:3 George Benhard Shaw, seorang ilmuwan Barat, sehubungan dengan cerita Bibel di atas berkomentar : BUKU YANG PALING BERBAHAYA DI BUMI, MASUKKAN DALAM LEMARI DAN KUNCI RAPAT-RAPAT
Perbandingan Ajaran Yesus dan Kristen saat ini Yesus : Yesus utusan Tuhan (bukan Tuhan) Mat 10:56; 15:24; Yoh 11:42; 17:3; 13:16,20; 14:28 Paulus : Yesus adalah Tuhan 1 Kor 8:6; Rom 10:9; Yesus : Yesus tidak membatalkan hukum Taurat Mat 5:17-20 Paulus : Tak seorangpun dibenarkan karena melakukan hukum Taurat Gal 2:16 Yesus : Menggenapi hukum Taurat Mat 5:29-30,34 Paulus : Kristus adalah kegenapan Rom 10:4 Yesus : Yesus disunat Luk 2:21; Kej 17:10-14; 21:4 Paulus : Gal 5:6; 1 Kor 7:19 Yesus : Anak yang lahir tidak membawa dosa Mrk 10:14; Yeh 18:20 Paulus : Tiap orang yang lahir membawa dosa Rom 5:12 Yesus : Yesus mengajarkan banyak berwudlu ketika puasa, mengajarkan sujud dan doa dalam sujud Mat 6:17; 26:39; Kel 40:31-32; Bil 20:6; Kej 17:2-3 Paulus : Mengajarkan bernyanyi-nyanyi di gereja Ef 5:19; Kol 3:16 Yesus : 'Meninggal' dikafani Kristen: Adakah orang Kristen yang dikafani?
Tentang Jalan yang Lurus "Tunjukilah kami jalan yang lurus" (Al Fatihah:1) selalu dihubungkan dengan Yoh 14:6 padahal Yesus belum selesai misinya (Yoh 16:12-15). Roh Kebenaran yang dimaksud adalah Muhammad saw. Orang Kristen menyangka bahwa Roh Kebenaran itu adalah Roh Kudus padahal (kalau benar), Roh Kudus sudah datang (Yoh 1:32). Bandingkan John 16:13 dan John 1:32 John 16:13 When the spirit of truth comes, he will guide you into all the truth, for he will not speak on his authority, but whatever he hears he will speak, and he will declare to you things that are to come. John 1:32 And John bore witness: I saw the spirit descend as a dove from heaven, and it remained on him
Muhammad saw dalam Taurat dan Injil Ul 18:18 jo Ul 34:10; 33:2; Yes 7:14 -> At Taubah: 40; Yes 42:1-4; Hab 3:3; Yoh 16:12-15 -> An Najm: 2-4
Relevansi Al Quran dan Bibel Al Qadr: 3 ~ Mzm 84:11; Al Anbiya: 105 ~ Mzm 37:29; Al Maidah: 45 ~ Kel 21:24; Im 24:20; Ul 19:21; Mat 5:38
Relevansi lain-lain dalam Bibel Sholat Wudlu Kel 30:18-21; Takbir I Raj 8:22; Sujud Bil 14:5; Kej 17:3; Yos 5:14; Neh 8:7; Mat 26:39; I Sam 1:28; Bil 20:6 Berdiri Mrk 11:25; Ruku' Kel 12:28 Puasa Mat 4:2; Mrk 2:18-22 Pernikahan Ul 25:5 jika suami meninggal, maka saudara suami harus mengawini si janda. Dalam Islam, tidak harus. Poligami Ibrahim beristri tiga: Sarah, Hajar, Ketura Yakub beristri empat: Lia. Rachel, Zilpa (budak Lea), Bilha (budan Rachel) Sulaiman beristri 700 bergundik 300 (I Raj 11:3) Kawin beda agama Perjanjian Lama tidak memperbolehkan Ul 7:3; Ezr 9:12; Yes 23:12-13 Perjanjian Baru memperbolehkan I Kor 7: 12-16 Qishas Kel 21:12-14; Im 24:17; Bil 35:16 Rajam Ul 22:23-24; Yoh 8: 2-11 v. Mat 5:17-19 Potong tangan Mat 5:29-30 Ghanimah Bil 31:25-54; Ul 20:1 Tawanan perang wanita Ul 21:10 dalam Islam disempurnakan Perang Ul 20:10-16; Bil 31:17
Ayat-ayat ketinggalan zaman Tentang menstruasi Im 15:19 Tentang pakaian dll Im 19:19
Dalil-dalil tentang Ketuhanan Yesus 1. Alfa dan Omega Why 1:8 => KJV X RSV X NAB 2. Pra-adanya Yesus Yoh 8:58 => Yer 1:4-5; Ams 8:23-27; Ayb 38:4,21 => Al A'raf 172 3. Anak Allah yang diperanakkan => Mzm 2:7 4. Bersatu dengan Tuhan Yoh 10:30,34 => Yoh 10:14; Yoh 14:20; Yoh 17:20-21; 11 5. Menerima sembah Mat 2:2 => NAB (memberi penghormatan) Yoh 9:37-38 => AB menyatakan itu tidak ada dalam manuskrip yang penting Istilah 'sagad' berarti membungkuk/berlutut lihat I Sam 25:23 6. Pada mulanya adalah Firman => bukan sabda Yesus
Ibrahim dan anak cucunya Kej 12:1-3 Suatu suara membisikkan Ibrahim untuk pergi ke suatu tempat Kej 15:18 Negeri yang dijanjikan kej 15:5 Keturunan Ibrahim akan menjadi banyak kej 17:18-20 Tentang keturunan Ismail kej 16:7-12 Hagar lari dari Sarai Kej 21:10-13 Sarai mengusir Hagar Kej 21:14-21 Peristiwa zam-zam
Kejanggalan Ibrahim memiliki anak Ismail ketika berumur 86 tahun (Kej 16:16) Ishak lahir ketika Ibrahim berumur 100 tahun (Kej 21:5) Jadi, jarak antara Ismail dan Ishak adalah 14 tahun. Peristiwa pengusiran Hagar dan Ismail terjadi ketika Ishak disapih (Kej 21:8) Yang aneh, Kej 21 Ismail seperti anak bayi saja (??)
Ismail atau Ishak yang dikorbankan Kej 22:2 Ishak yang dikorbankan tapi mana bisa mengangkat kayu bakar sebab masih kecil (Kej 22:6).
Lain-lain Why 22:13 Aku Yang Awal dan Yang Akhir Why 21:6 Firman-Nya kepadaku (Yesus): Aku Yang Awal dan Yang Akhir berarti, Yang Awal dan Yang Akhir itu hanya Allah dan bukan Yesus sebab yang berfirman bukan Yesus tetapi Allah. tetapi... Ibr 7 :2,3 bertentangan dengan yang di atas Lord bisa berarti Tuan atau Tuhan dan kebanyakan penafsir menafsirkannya sebagai Tuhan dan menisbatkannya kepada Yesus Joh 14:28 Bapa lebih besar dari aku Jika ada yang lebih besar, berarti Yesus bukan Tuhan Sam 7 :22 Tiada yang sama dengan-Mu Joh 17:8 Yesus utusan Allah Mat 7:21 yang memanggil Yesus sebagai Tuhan, tidak akan masuk ke kerajaan Surga
Bibel mengutuk pohon natal Yer 10:2-4 Ramalan Yesus yang keliru: Mat 10:23; Mat 16:28 Kebangkitan Yesus: Mat 28:1-20; Mrk 16:1-8; Luk 24:1-12; Yoh 20:1-20 Kematian adalah upah dosa (Rom 6:23) lalu bukankah Yesus telah mati? Jadi, ia berdosa (?) Bil 19:2 menceritakan upacara penyembelihan, tidak sama dengan cerita Al Baqarah Gal 1:8; II Ptr 2:4; Yud 6; I Kor 6:3 malaikat bisa terkutuk. Apabila malaikat memberitakan Injil yang tidak seperti Paulus dan menurut I Kor 6:3 Paulus akan menghakimi malaikat Malaikat membukakan pintu penjara Kis 5:19-20 Yahudi melakukan tahrif Mikha 3:9-12; bertentangan dengan Mzm 89:35 dan Why 22:18-19 Ibadahnya orang Kristen Rom 7:6 Kelahiran tanpa pejantan (partenogenesis) pernah terjadi pada Tempo 27 November 1993
Insya Allah dalam Bibel Yak 4:15 Melainkan patutlah kami berkata: Insya Allah kita akan hidup membuat ini dan itu Kis 18:21 Melainkan sambil meminta ia berkata: Insya Allah, aku akan kembali kepadamu I Kor 4:19 Tetapi Insya Allah aku akan datang kepadamu dengan segeranya, dan aku akan mengetahui bukan perkataan mereka itu yang membesarkan diri, melainkan kuasanya itu. (Al Kitab 1962)
Yesus dan perang Mat 10:34-36; Luk 12:49
Labels: Kristologi Baca Selengkapnya... |
dipos olehMaxalmina Ad-Daraquthny At-Tamany @ 19:17  |
|
|
|
| 21 April 2009 |
| TEMPLAR KNIGHTS, cikal bakal FREEMASONRY |
Adakah di antara kamu yang pernah melihat uang dollar Amerika senilai satu dollar? Kalau belum, bisa dilihat di bawah ini. 
Sudah dilihat baik - baik? kalau sudah, lihat gambar piramida yang ada di sebelah kiri. Di bawahnya ada tulisan kecil yang berbunyi Novus Ordo Seclorum, dan juga ada gambar mata dalam segitiga. Sudah dilihat dengan jelas, Kawan?
Sekarang, adakah yang tahu, apa makna yang terkandung dalam gambar dan tulisan itu? Jika ada di antara kamu yang mengira benda - benda itu ada hubungannya dengan perjuangan kemerdekaan Amerika melawan nenek buyutnya orang - orang Britania Raya, maaf Kawan, kamu salah besar.
Benda - benda itu tidak ada hubungannya sama sekali dengan perjuangan. tulisan Novus Ordo Seclorum yang berarti the New World Order pada segel uang US Dollar, gambar piramida, dan gambar mata dalam segitiga itu adalah lambang dari gerakan FREEMASONRY, sebuah gerakan global yang menentang adanya agama monoteis.
Gerakan ini lahir pada masa Perang Salib 1 dengan nama Pauperes Commilitones Christi Templique Solomonici yang artinya Para Ksatria Miskin Pembela Kristus dan Bait Solomon. Namun mereka lebih populer dengan sebutan PARA KSATRIA TEMPLAR. 
Jika kamu belum tahu atau belum pernah melihat gambar ksatria Templar, inilah sosok Ksatria Templar pada zaman dahulu. Ciri - ciri khas mereka yaitu, baju zirah yang dibalut jubah putih yang bergambar simbol Templar, yaitu salib persegi berwarna merah yang ujungnya melebar. mereka juga selalu membawa pedang panjang bergagang salib.
Templar didirikan oleh Hugues de Payens, seorang ksatria Perang Salib Pertama, bersama dengan 9 orang ksatria lainnya, pada sekitar tahun 1119. pada awalnya mereka dianggap sebagai ksatria suci yang berjuang demi kristen. namun seiring waktu, kedok mereka perlahan terbuka. mereka ternyata menerapkan ajaran yang menyimpang dari kristen, bahkan mereka mengambil ajaran2 PAGAN yang berasal dari PERSIA dan MESIR KUNO. Hal ini bisa dilihat dari ritual ibadah mereka yang menyembah BAPHOMET, dewa kesuburan yang berwujud manusia berkepala kambing.

Selain itu juga bisa dilihat dari simbol2 yang mereka gunakan diantaranya piramida dan MATA HORUS atau MATA YANG MELIHAT SEGALANYA yang dilambangkan satu mata dalam segitiga. oleh karena itulah pada akhirnya ordo ini dianggap KAFIR oleh otoritas gereja Vatikan, dan pada tahun 1307 dimusnahkan oleh PAUS CLEMENT V yang dibantu RAJA PHILIP LE BEL dari Prancis. para ksatria templar ditangkap dan pemimpin besarnya atau mereka menyebutnya GRAND MASTER yang bernama Jacques de Molay dihukum mati. Clement V bahkan mengeluarkan keputusan kepausan dengan nama Vox in Excelso (suara dari langit) untuk menyatakan bahwa TEMPLAR adalah pelaku bidah dan sesat. sehingga harus dimusnahkan. namun ternyata templar masih bertahan. Mereka bergerak di bawah tanah, menyusup ke organisasi2 lain, dan mengganti namanya menjadi NEW MASONIC ORDER. Atau yang sekarang lebih terkenal dengan nama FREEMASONRY. Sebuah organisasi gelap internasional yang menentang konsep agama2 monoteis.

"lambang freemasonry"
Labels: FREEMASONRY, TEMPLAR Baca Selengkapnya... |
dipos olehMaxalmina Ad-Daraquthny At-Tamany @ 16:19  |
|
|
|
|
| anti kristenisasi, pemurtadan, dan penistaan agama |
| Tentang Kami |
|

Nama: Maxalmina Ad-Daraquthny At-Tamany
Kantor: Sidoarjo, East Java, Indonesia
Tentang Kami: yang mau diskusi, tabayun, beradu argumentasi, dll, silakan tulis di sini atau via email...
Posisi peta: 1°29'6.35"N 124°50'34.62"E
Lihat profil lengkap kami
|
| Pos Sebelumnya |
|
| Arsip |
|
|
| Kotak Seruan
|
Katakanlah: "Inilah jalan ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik". (Yusuf: 108) |
| Links |
|
|